A A A

Vitamin D Ternyata Mencegah Flu

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang kekurangan vitamin D akan lebih sering mengalami demam dan flu dibandingkan orang yang memiliki kadar vitamin D lebih tinggi.

Vitamin D dihasilkan di dalam tubuh sebagai tanggapan terhadap sinar matahari, selain itu vitamin D juga dapat diperoleh dengan minum susu atau produk olahannya.

Selama ini vitamin C dikatakan sebagai penolak demam dan flu, dan telah digunakan sejak lama untuk tujuan ini, walau pun efektivitasnya hanya didukung oleh bukti ilmiah yang sedikit. Namun kini, beberapa penelitian membuktikan bahwa vitamin D, yang lebih dikenal akan perannya terhadap pembentukan tulang yang kuat, dapat pula bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh.

"Penemuan ini mendukung peran penting vitamin D dalam pencegahan infeksi umum saluran pernafasan, seperti flu", kata Adit Ginde, MD, MPH, dari Universitas Colorado, yang juga tergabung dalam kelompok peneliti tersebut.

Pada penelitian ini, yang diterbitkan di Archives of Internal Medicine, para peneliti menganalisis informasi tentang kadar vitamin D dan infeksi pernafasan pada hampir 19.000 orang dewasa dan remaja dari bulan Oktober 1988 hingga bulan Oktober 1994.

Hasilnya menunjukkan bahwa orang dengan kadar vitamin D rendah (kurang dari 10 nanogram per mL darah) berpeluang 36% lebih sering terkena infeksi saluran pernafasan bagian atas bila dibandingkan dengan orang yang memiliki kadar vitamin D lebih tinggi (30 ng/mL atau lebih).