A A A

Resistensi Antibiotik yang Mengkhawatirkan

Sebuah laporan yang dimuat pada Archives of Otolaryngology terbitan bulan Januari ini menyatakan bahwa terdapat peningkatan prevalensi infeksi anak-anak oleh methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) atau bakteri Staphylococcus aureus yang kebal terhadap antibiotik methicillin.

Para peneliti dari Emory University School of Medicine dan Children's Healthcare di Atlanta mengevaluasi data 21.009 anak-anak yang terkena infeksi S. aureus yang berasal dari 300 rumah sakit di seluruh Amerika Serikat sepanjang periode 1 Januari 2001 hingga 31 Desember 2006.

Hasilnya menunjukkan bahwa pada tahun 2001 terdapat 12% kasus infeksi S. aureus yang resisten terhadap methicillin. Selama periode 5 tahun, jumlah kasus resistensi ini semakin meningkat menjadi 28%.

Untuk mengatasinya, para peneliti menyarankan agar penggunaan antibiotik hendaknya digunakan secara bijaksana. Pengidentifikasian jenis bakteri yang bertanggungjawab terhadap infeksi juga patut dilakukan supaya dapat diberikan antibiotik yang tepat.