A A A

Penyakit Sistem Pencernaan

  • Akalasia (Kardiospasme, Esophageal Aperistaltis, Megaesofagus)

    Akalasia bisa terjadi pada umur berapapun, tetapi biasanya dimulai pada usia antara 20-40 tahun dan kemudian berkembang secara bertahap selama beberapa bulan atau beberapa tahun.

  • Biologi Sistem Pencernaan

    Makanan dipotong-potong oleh gigi depan (incisivus) dan dikunyah oleh gigi belakang (molar, geraham), menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dicerna.

  • Cara Pengobatan Abses Anorektal

    Abses di bawah kulit bisa membengkak, merah, lembut dan sangat nyeri. Abses yang terletak lebih tinggi di rektum, bisa saja tidak menyebabkan gejala, namun bisa menyebabkan demam dan nyeri di perut bagian bawah.

  • Cara Pengobatan Regurgitasi

    enyempitan atau penyumbatan kerongkongan menyebabkan regurgitasi cairan berlendir yang tidak berasa atau makanan yang belum dicerna.

  • Cincin Kerongkongan Bagian Bawah (Cincin Schatzki)

    Cincin Kerongkongan Bagian Bawah (Cincin Schatzki) merupakan suatu penyempitan pada bagian bawah kerongkongan, yang kemungkinan merupakan kelainan bawaan.

  • Diagnosa Collagenous Colitis dan Lymphocytic Colitis

    Radang usus besar Collagenous terjadi pada wanita separuh baya atau lebih tua, sedangkan radang usus besar lymphocytic dapat terjadi pada orang yang lebih muda dan terjadi pada kedua jenis kelamin secara berimbang.

  • Diagnosa Penyakit Whipple (Lipodistrofi Intestinal)

    Penyebabnya adalah infeksi oleh Tropheryma whippelii. Lapisan usus halus selalu terinfeksi berat, tetapi infeksi juga bisa menyebar ke organ lain, seperti jantung, paru-paru, otak, sendi dan mata.

  • Diagnosa Sindrom Pertumbuhan Bakteri Berlebihan

    Kebanyakan penderita menjadi sembuh dengan antibiotika yang diberikan secara oral selama 10 sampai 14 hari. Dokter meresepkan suplemen untuk memperbaiki kekurangan nutrisi.

  • Disfagia (Kesulitan Menelan) Karena Kelainan Tenggorokan

    Disfagia adalah kesulitan menelan. Seseorang dapat mengalami kesulitan menggerakan makanan dari bagian atas tenggorokan ke dalam kerongkongan karena adanya kelainan di tenggorokan.

  • Fissura Anus

    Biasanya disebabkan oleh cedera karena buang air besar yang keras dan besar. Fissura menyebabkan otot melingkar (sfingter) dari anus mengalami kejang dan hal ini akan menyulitkan penyembuhan.

  • Gastroesophageal Reflux (GERD)

    Kadangkala nyeri tersebut bahkan menjalar ke leher, tenggorokan, dan wajah. Rasa panas dalam perut kemungkinan disertai dengan muntah, dimana isi perut mencapai mulut.

  • Gejala Dispepsia

    Dispepsia adalah nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas atau dada, yang sering dirasakan sebagai adanya gas, perasaan penuh atau rasa sakit atau rasa terbakar di perut.

  • Gejala Gastroenteritis sebagai Efek Samping dari Obat

    Jika gejalanya hilang saat obatnya dihentikan dan kemudian muncul lagi saat obatnya diminum lagi, kemungkinan penyebab dari gastroenteritis yang dialaminya adalah obat-obat tersebut.

  • Gejala Hemoroid (Wasir/Ambeien)

    Hemoroid bisa mengalami peradangan, menyebabkan terbentuknya bekuan darah (trombus), perdarahan atau akan membesar dan menonjol keluar.

  • Gejala Inkontinensia Tinja (Buang Air Besar Tidak Terkendali)

    Langkah pertama untuk memperbaiki keadaan ini adalah berusaha untuk memiliki kebiasaan defekasi (buang air besar) yang teratur, yang akan menghasilkan bentuk tinja yang normal.

  • Gejala Kanker Anus

    Kanker anal terjadi sekitar di atas 4.000 orang di Amerika Serikat setiap tahun. Kanker anal hampir dua kali sering terjadi pada wanita.

  • Gejala Kanker Kolorektal (Rektum)

    Kebanyakan kanker menyebabkan perdarahan, tapi biasanya perlahan. Pada kanker rektum, gejala pertama yang paling sering adalah perdarahan selama buang air besar.

  • Gejala Kanker Lambung

    Pada stadium awal kanker lambung, gejalanya tidak jelas dan sering tidak dihiraukan. Jika gejalanya berkembang, bisa membantu menentukan dimana lokasi kanker lambung tersebut.

  • Gejala Kanker Pankreas

    Orang yang menderita penyakit pankreas kronis dan mereka yang kemungkinan menderita diabetes yang berlangsung lama (terutama sekali para wanita) berada dalam resiko yang lebih besar juga.

  • Gejala Keracunan Makanan yang Mengandung Stafilokokus

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Biasanya orang yang memakan makanan yang sama akan mengalami hal serupa dan kelainan ini bisa mengarah kepada satu sumber pencemaran.

  • Gejala Limfangiektasi Intestinal (Hipoproteinemi Idiopatik)

    Limfangiektasi Intestinal (Hipoproteinemi Idiopatik) adalah suatu kelainan pada anak-anak dan dewasa muda, dimana terjadi pembesaran pada pembuluh getah bening yang menuju ke lapisan usus halus.

  • Gejala Nyeri Perut

    Apa yang terlihat pada penderita juga dapat menjadi petunjuk penting. Sebagai contoh, sakit kuning (kulit dan bagian putih mata yang berwarna kuning) menunjukan penyakit hati, kandung empedu atau saluran empedu.

  • Gejala Penyakit Seliak

    Diagnosis juga diperkuat dengan melakukan biopsi usus halus, yang menunjukkan permukaannya yang mendatar dan pemeriksaan diulang setelah makanan yang mengandung gluten dihentikan.

  • Gejala Perdarahan Pada Kelainan Arteriovenosa

    Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan pemeriksaan endoskopi. Tetapi kelainan arteriovenosa mungkin sulit ditemukan, terutama jika volume darah atau curah jantung yang rendah menyebabkan pembuluh darah ini mengempis.

  • Gejala Radang Pankreas/ Pankreatitis Akut

    Getah pankreas ini mengandung enzim-enzim pencernaan dalam bentuk yang tidak aktif dan suatu penghambat yang bertugas mencegah pengaktifan enzim dalam perjalanannya menuju ke duodenum.

  • Gejala Sindrom Levator (Levator Syndrome)

    Sindrom Levator / Levator Syndrome adalah rasa sakit secara sporadik pada dubur yang disebabkan oleh kram pada otot disekitar anus (otot levator ani).

  • Gejala Vipoma

    Karena diare menghilangkan banyak garam normal pada tubuh, orang seringkali mengalami kadar potasium yang rendah pada darah (hypokalemia), dan asam darah berlebihan (acidosis).

  • Hernia Hiatal

    Hernia hiatal paraesofageal umumnya tidak menyebabkan gejala. Tetapi bagian yang menonjol ini bisa terperangkap atau terjepit di diafragma dan mengalami kekurangan darah.

  • Hernia/Burut Dinding Perut

    Hernia perut sering terjadi terutama pada pria. Ada sekitar 700.000 operasi hernia setiap tahun di Amerika Serikat. Hernia biasanya dinamakan berdasarkan tempat dimana terjadinya hernia.

  • Inersia Kolon

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan colok dubur, rektum penuh dengan tinja lunak, tapi penderita tidak ada keinginan untuk defekasi atau ada keinginan, tapi mengalami kesulitan.

  • Irritable Bowel Syndrome (IBS)

    Kebanyakan orang dengan IBS terlihat sehat. Uji fisik umumnya tidak menunjukkan apapun yang tidak umum kecuali kadangkala kelembutan di sepanjang usus besar.

  • Ischemic Colitis

    Seorang dokter bisa menduga ischemic colitis berdasarkan pada gejala rasa sakit dan pendarahan, khususnya pada seseorang di atas 60 tahun.

  • Kanker Usus Halus

    Perdarahan kemudian dikoreksi dengan pembedahan. Pertumbuhan kecil bisa dihancurkan melalui endoskopi dengan elektrokauter, panas atau fototerapi laser. Untuk pertumbuhan yang besar, mungkin perlu dilakukan pembedahan.

  • Kantong Kerongkongan (Divertikula)

    Untuk menegakkan diagnosis kantong kerongkongan, biasanya dilakukan pemeriksaan sineradiograf yang dilakukan selama penderita menelan barium.

  • Kejang Kerongkongan Yang Tersebar

    Jika pemeriksaan ini tidak meyakinkan, manometri bisa digunakan setelah penderita makan atau menelan edrofonium untuk merangsang kejang yang disertai nyeri.

  • Keracunan Bahan Kimia Dalam Makanan

    Gejala-gejala saluran pencernaan yang timbul mirip dengan keracunan muskarin, dan kerusakan ginjal bisa menyebabkan berkurangnya produksi air kemih atau tidak ada sama sekali.

  • Kolitis Karena Antibiotik

    Toksin dapat dideteksi pada 20% kasus yang ringan dan pada 90% kasus kolitis yang berat. Pemeriksaan laboratorium bisa menunjukkan peningkatan yang abnormal dari jumlah sel darah putih selama serangan yang berat berlangsung.

  • Pemeriksaan Diagnostik untuk Saluran Pencernaan

    Pemeriksaan-pemeriksaan tersebut bisa membantu dalam menegakkan diagnosis, menentukan lokasi kelainan dan kadang mengobati penyakit pada sistem pencernaan.

  • Pengobatan Botulisme

    Penderita botulisme harus segera dibawa ke rumah sakit. Pengobatannya segera dilakukan meskipun belum diperoleh hasil pemeriksaan laboratorium untuk memperkuat diagnosis.

  • Pengobatan Disfagi Lusoria

    Kesulitan menelan bisa terjadi pada masa kanak-kanak atau bisa timbul di kemudian hari sebagai akibat dari terbentuknya aterosklerosis, pada pembuluh yang abnormal.

  • Pengobatan Gastrinoma

    Kebanyakan penderita gastrinoma memiliki beberapa tumor lainnya yang berkelompok di dalam atau di dekat pankreas. 50% kasus merupakan suatu keganasan.

  • Pengobatan Glukagonoma

    Kadar glukagon yang tinggi menyebabkan timbulnya gejala-gejala dari kencing manis (diabetes melitus). Penderita mengalami penurunan berat badan.

  • Pengobatan Short Bowel Syndrome

    Sindrom isi perut pendek (Short Bowel Syndrome) adalah sebuah gangguan yang menyebabkan diare dan penyerapan nutrisi yang buruk (malabsorpsi), yang seringkali terjadi setelah operasi pengangkatan sebagian besar pada usus kecil.

  • Penyebab Abses Abdomen

    Diagnosis abses abdomen ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Untuk menentukan lokasi yang pasti, dilakukan pemeriksaan CT scan atau USG.

  • Penyebab Adenokarsinoma Pankreas

    Penyebabnya tidak diketahui, tetapi adenokarsinoma pankreas 2-3 kali lebih sering terjadi pada perokok berat. Resiko terjadinya adenokarsinoma pankreas meningkat pada penderita pankreatitis kronis.

  • Penyebab Apendisitis (radang usus buntu)

    Nyeri bisa secara mendadak dimulai di perut sebelah atas atau di sekitar pusar, lalu timbul mual dan muntah. Setelah beberapa jam, rasa mual hilang dan nyeri berpindah ke perut kanan bagian bawah.

  • Penyebab Bau Mulut (Halitosis)

    Halitosis psikogenik merupakan suatu keyakinan bahwa nafas seseorang bau, padahal sebenarnya tidak. Masalah ini bisa terjadi pada orang yang cenderung untuk melebih-lebihkan sensasi tubuh yang normal.

  • Penyebab Benda Asing Di Rektum & Anus

    Benda yang tertelan (seperti tusuk gigi, tulang ayam, atau tulang ikan), batu empedu atau gumpalan tinja yang keras bisa tersangkut diantara anus dan rektum.

  • Penyebab Diare

    Diare adalah peningkatan volume, keenceran atau frekuensi buang air besar. Diare yang disebabkan oleh masalah kesehatan biasanya jumlahnya sangat banyak, bisa mencapai lebih dari 500 gram/hari.

  • Penyebab Diskezia

    Diskezia adalah kesulitan buang air besar (defekasi), yang disebabkan oleh ketidakmampuan mengendalikan otot-otot panggul dan anus.

  • Penyebab Divertikulitis

    Divertikulitis adalah peradangan atau infeksi pada satu atau beberapa divertikula. Divertikulitis jarang terjadi pada orang yang berumur dibawah 40 tahun.

  • Penyebab Divertikulosis

    Penyebab utama dari penyakit divertikulum adalah makanan rendah serat. Serat merupakan bagian dari buah-buahan, sayuran dan gandum yang tidak dapat dicerna oleh tubuh.

  • Penyebab Fistula Anorektal (Fistula In Ano)

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan di daerah anus, dimana ditemukan satu atau lebih pembukaan fistula atau teraba adanya fistula di bawah permukaan.

  • Penyebab Flatulensi (Perut Kembung)

    Flatulensi biasanya menyebabkan nyeri perut, kembung, sendawa dan banyak kentut. Tetapi hubungan antara flatulensi dan beberapa gejala ini tidak diketahui.

  • Penyebab Gastroenteritis

    Wabah diare pada bayi, anak-anak dan dewasa biasanya disebabkan oleh mikroorganisme yang menyebar melalui air atau makanan yang sudah tercemar oleh tinja yang terinfeksi.

  • Penyebab Gatal Anus (Pruritus Ani)

    Pemberian bedak bayi yang terlalu sering dapat mengurangi kelembaban. Bisa juga digunakan krim kortikosteroid, krim anti jamur (seperti mikonazole) atau suppositoria (obat yang dimasukkan melalui dubur).

  • Penyebab Ileus

    Pada pemeriksaan dengan stetoskop, suara bising usus berkurang atau hilang sama sekali. Foto rontgen perut menunjukkan lingkaran usus yang menggembung.

  • Penyebab Insulinoma

    Insulinoma merupakan tumor pankreas yang jarang terjadi, dimana tumor ini menghasilkan insulin, suatu hormon yang berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah. Hanya 10% insulinoma yang bersifat ganas.

  • Penyebab Intoleransi Terhadap Gula

    Gula yang tidak dapat diserap tersebut kemudian akan mengalami proses fermentasi oleh bakteri di usus besar, menghasilkan tinja yang bersifat asam dan menyebabkan flatulensi.

  • Penyebab Irritable Bowel Syndrome

    Irritable Bowel Syndrome adalah suatu kelainan pergerakan keseluruhan saluran pencernaan, yang menyebabkan nyeri perut, sembelit (konstipasi) atau diare.

  • Penyebab Kanker Kerongkongan

    Daerah abnormalnya juga sebaiknya diperiksa dengan endoskopi. Selama endoskopi diambil contoh jaringan kerongkongan untuk pemeriksaan mikroskopis (biopsi) dan untuk pemeriksaan sitologi (brush cytology).

  • Penyebab Kanker Kerongkongan (Esophageal Cancer)

    Meskipun kanker kerongkongan yang berasal dari Barret’s esophagus yang menetap relative jarang pada hampir semua negara industri, frekuensi kejadiannya meningkat lebih cepat dibandingkan semua kanker kerongkongan lainnya.

  • Penyebab Kanker Perut

    Berat badan hilang atau kelesuan biasanya hasil dari kesulitan makan atau dari ketidakmampuan menyerap beberapa vitamin dan mineral.

  • Penyebab Keracunan Makanan Karena Clostridium perfringen

    Beberapa racun tidak dapat dirusak oleh perebusan,sedangkan yang lainnya dapat. Daging yang tercemar biasanya merupakan penyebab terjadinya keracunan makanan karena Clostridium perfringens.

  • Penyebab Kolitis Hemoragika

    Pada beberapa penderita juga timbul kejang, stroke atau komplikasi lain dari kerusakan saraf atau otak. Komplikasi ini terjadi pada minggu kedua dan didahului oleh kenaikan suhu tubuh.

  • Penyebab Kolitis Ulserativa

    Peradangan pada saluran empedu bisa muncul beberapa tahun sebelum gejala usus dari kolitis ulserativa timbul dan akan meningkatkan resiko kanker saluran empedu.

  • Penyebab Lain Dari Penyumbatan Kerongkongan

    Karena semua kelainan ini menyebabkan diameter kerongkongan menjadi sempit, maka biasanya terjadi kesulitan dalam menelan makanan padat, terutama daging dan roti.

  • Penyebab Maag/Gastritis (Radang Lapisan Lambung)

    Penimbunan cairan dan pembengkakan jaringan (edema) bisa disebabkan karena hilangnya protein dari lapisan lambung yang meradang. Protein yang hilang ini bercampur dengan isi lambung dan dibuang dari tubuh.

  • Penyebab Mual & Muntah

    Beberapa orang menjadi mual dan mungkin muntah karena mengendarai perahu, mobil, atau pesawat terbang. Muntah bisa terjadi selama kehamilan, terutama pada minggu-minggu pertama dan pada pagi hari.

  • Penyebab Pankreatitis Kronis


    Pada kedua pola tersebut, sejalan dengan perkembangan penyakitnya, sel-sel yang menghasilkan enzim pencernaan, secara perlahan mengalami kerusakan, sehingga akhirnya rasa nyeri tidak timbul.

  • Penyebab Penyakit Crohn (Enteritis Regionalis, Ileitis Granulomatosa, Ileokolitis)

    Penyalit Crohn dihubungkan dengan kelainan tertentu pada bagian tubuh lainnya, seperti batu empedu, kelainan penyerapan zat gizi dan penumpukan amiloid (amiloidosis).

  • Penyebab Penyakit Pilonidal

    Umumnya, abses pilonidal harus disayat dan dikeluarkan nanahnya. Biasanya sinus pilonidal harus diangkat melalui pembedahan.

  • Penyebab Penyumbatan Mekanis Pada Usus

    Bila penyumbatan yang terjadi memutuskan aliran darah ke usus, keadaan ini disebut penjeratan (strangulasi). 25% dari kasus penyumbatan usus kecil merupakan penjeratan.

  • Penyebab Perdarahan Saluran Pencernaan

    Bisa berupa ditemukannya darah dalam tinja atau muntah darah, tetapi gejala bisa juga tersembunyi dan hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan tertentu.

  • Penyebab Perforasi/Perlubangan

    Setiap organ pencernaan berongga bisa menjadi berlubang (bocor), yang menyebabkan terlepasnya isi gastrointestinal dan menyebabkan kejutan dan kematian jika operasi tidak dilakukan segera.

  • Penyebab Prolapsus Rektum

    Untuk orang yang terlalu lemah untuk menjalani operasi karena usia lanjut atau kesehatan yang buruk, lingkaran dari kawat atau plastik dapat dimasukan mengelilingi otot sfingter ani, cara ini disebut prosedur Thiersch.

  • Penyebab Selaput Kerongkongan (Sindroma Plummer-Vinson, Disfagia Sideropenik)

    Selaput Kerongkongan (Sindroma Plummer-Vinson, Disfagia Sideropenik) adalah selaput tipis dari lapisan permukaan (mukosa) kerongkongan, yang tumbuh melintang di dalam kerongkongan.

  • Penyebab Sembelit (Konstipasi)

    Penderita konstipasi memiliki tinja yang keras, yang mungkin sulit untuk dikeluarkan. Penderita juga merasakan rektumnya belum sepenuhnya kosong.

  • Penyebab Sensasi Globus (Histeria Globus)

    Sensasi globus bisa menyebabkan penderitanya enggan untuk makan. Keadaan ini seringkali bisa disembuhkan dengan makan, minum atau menangis.

  • Penyebab Sindrom Malabsorbsi

    Sindroma Malabsorbsi adalah kelainan-kelainan yang terjadi akibat penyerapan zat gizi yang tidak adekuat dari usus kecil ke dalam aliran darah.

  • Penyebab Traveler's Diarrhea (Flu Usus, Grippe, Turista)

    Traveler's diarrhea (Diare pada para pelancong, Flu Usus, Grippe, Turista) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan diare, mual dan muntah, yang biasanya terjadi pada para pelancong.

  • Penyebab Ulkus Peptikum

    Ulkus Peptikum adalah luka berbentuk bulat atau oval yang terjadi karena lapisan lambung atau usus dua belas jari (duodenum) telah termakan oleh asam lambung dan getah pencernaan.

  • Proktitis (Radang Lapisan Rektum)

    Proktitis adalah peradangan pada lapisan rektum (mukosa rektum). Pada proktitis ulserativa, ulkus (luka) muncul pada lapisan rektum yang meradang.

  • Radang Usus Besar (Diversion Colitis)

    Radang usus besar ( Diversion Colitis ) adalah peradangan yang terbentuk pada bagian bawah usus besar setelah saluran kotoran di atas bagian ini telah dialihkan dengan cara operasi.

  • Robekan Pada Kerongkongan

    Pecah kerongkongan menyebabkan peradangan jaringan dada di luar kerongkongan dan memungkinkan cairan masuk ke ruangan di antara pleura yang membungkus paru-paru (efusi pleura).

  • Tropical Sprue (Sariawan Tropikal)

    Tropical sprue banyak ditemukan di Karibia, India Selatan dan Asia Tenggara. Baik penduduk asli maupun pendatang, dua-duanya bisa terkena.

  • Tumor Kerongkongan Nonkanker

    Jenis-jenis lain pada tumor jinak, termasuk yang mengandung jaringan penghubung (fibrovascular polyps) dan jaringan yang terhubung dengan syaraf (schwannomas), jarang terjadi.

  • Tumor Perut Nonkanker

    Tumor pada perut yang tidak bersifat kanker (benign) tidak mungkin menyebabkan gejala-gejala atau masalah medis, sehingga mereka seringkali tetap tidak terdiagnosa dan tidak terobati.

  • Waspadai Gejala Refluk Asam (Refluks Gastroesofageal)

    Asam mengalami refluks bila katup kerongkongan tidak berfungsi dengan baik. Dalam posisi berbaring, yang berperan dalam terjadinya refluks ini adalah gaya gravitasi.

Rekomendasi Dari Kami

Obat Herbal Untuk Kanker Serviks

Obat Herbal Untuk Kanker Payudara

Obat Herbal Untuk Kanker Hati

Obat Herbal Untuk Jerawat

Obat Herbal Untuk Amandel

Obat Herbal Untuk Ambeien

Obat Herbal Untuk Darah Tinggi

Obat Herbal Untuk Diabetes

Obat Herbal Untuk Ejakulasi Dini

Obat Herbal Untuk Gagal Ginjal

Obat Herbal Untuk Hepatitis A, B, C

Obat Herbal Untuk Hipertensi

Obat Herbal Untuk Impotensi

Obat Herbal Untuk Insomnia

Obat Herbal Untuk Jantung Koroner

Obat Herbal Untuk Kencing Manis

Obat Herbal Untuk Kista

Obat Herbal Untuk Maag

Obat Herbal Untuk Rematik

Obat Herbal Untuk Sinusitis

Obat Herbal Untuk Stroke

Obat Herbal Untuk Vertigo

Obat Herbal Untuk Torch