A A A

Penyakit Paru & Pernafasan

  • Atelektasis (Atelectasis)

    Atelektasis (Atelectasis)adalah pengkerutan sebagian atau seluruh paru-paru akibat penyumbatan saluran udara (bronkus maupun bronkiolus) atau akibat pernafasan yang sangat dangkal.

  • Cara Pencegahan Bronkientasis (Bronchiectasis)

    Secara khusus, bronkiektasis menyebabkan pembesaran pada bronkus yang berukuran sedang, tetapi bronkus berukuran kecil yang berada dibawahnya sering membentuk jaringan parut dan menyempit.

  • Diagnosa Aspergilosis Bronkopulmoner Alergika (ABPA)

    Jamur Aspergillus fumigatus. Aspergillus bisa tumbuh di daun-daun yang telah mati, gandum yang disimpan, kotoran burung, tumpukan pupuk dan tumbuhan yang membusuk lainnya.

  • Diagnosa Hemosiderosis Pulmoner Idiopatik

    Hemosiderosis Pulmoner Idiopatik (adanya zat besi di dalam paru-paru) adalah penyakit yang jarang terjadi tetapi sering berakibat fatal, dimana darah dari kapiler masuk ke dalam paru-paru.

  • Diagnosa Pneumonia Karena Hemophilus Influenzae

    Tanda-tanda adanya infeksi adalah bersin dan hidung meler, yang diikuti dengan gejala khas pneumonia seperti demam, batuk berdahak dan sesak nafas. Sering terjadi pengumpulan cairan di ruang pleura (efusi pleura).

  • Diagnosa Pneumonia Pneumokistik (Pneumokistosis)

    Pada penderita AIDS, pneumokistosis biasanya memiliki perjalanan penyakit yang lebih lambat, yaitu batuk, demam dan sesak nafas selama berminggu-minggu.

  • Diagnosa Sindroma Goodpasture (Sindroma Ginjal Paru)

    Sindroma Goodpasture (Sindroma Ginjal Paru) adalah suatu bentuk glomerulonefritis (peradangan glomerulus ginjal) yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, disertai batuk darah.

  • Efusi Pleura

    Dalam keadaan normal, cairan pleura dibentuk dalam jumlah kecil untuk melumasi permukaan pleura (pleura adalah selaput tipis yang melapisi rongga dada dan membungkus paru-paru).

  • Emboli Paru

    Pada pembedahan tertentu yang dapat menyebabkan terbentuknya gumpalan, (misalnya pembedahan patah tulang panggul atau pembedahan untuk memperbaiki posisi sendi).

  • Fibrosis Kistik

    Fibrosis kistik menyerang hampir seluruh kelenjar endokrin (kelenjar yang melepaskan cairan ke dalam sebuah saluran). Pelepasan cairan ini mengalami kelainan dan mempengaruhi fungsi kelenjar.

  • Gejala Asbestosis

    Asbestosis adalah suatu penyakit saluran pernafasan yang terjadi akibat menghirup serat-serat asbes, dimana pada paru-paru terbentuk jaringan parut yang luas.

  • Gejala Asma Karena Pekerjaan

    Asma Karena Pekerjaan adalah suatu penyakit saluran pernafasan yang ditandai dengan serangan sesak nafas, bengek dan batuk, yang disebabkan oleh berbagai bahan yang ditemui di tempat kerja.

  • Gejala Berilliosis (Beryllium Disease)

    Menghirup berilium (Be) bisa menyebabkan 2 gejala paru-paru, yaitu pneumonitis kimia akut dan penyakit paru granulomatosa yang disebut penyakit berilium kronis atau beriliosis.

  • Gejala Granulomatosis Pulmoner Wegener

    Penyebabnya tidak diketahui, tetapi diduga merupakan suatu penyakit autoimun dan seringkali dikelompokkan menjadi salah satu penyakit rematik.

  • Gejala Histiositosis X (Langerhans' Cell Granulomatosis)

    Ketiga kelainan diatas dapat diobati dengan corticosteroid dan obat-obat sitotoksik, seperti cyclophosphamide. Penderita Hand-Schüller-Christian atau granuloma eosinofilik bisa sembuh spontan.

  • Gejala Paru-Paru Hitam (Penyakit Pekerja Tambang)

    Paru-paru Hitam (pneumoconiosis pekerja tambang, penyakit pekerja tambang, miner's asthma, anthracosis, anthrasilicosis ) adalah suatu penyakit pernafasan yang terjadi karena menghirup debu batubara dalam jangka panjang.

  • Gejala Penyakit Legionnaire (Legionella Pneumonia; Pontiac Fever)

    Penyakit ini merupakan 1-8% dari semua kasus pneumonia dan sekitar 4% dari pneumonia berat yang didapat di rumah sakit. Penyakit ini cenderung terjadi pada akhir musim panas dan awal musim gugur.

  • Gejala Pneumokoniosis Jinak (Benign Pneumoconioses)

    Meskipun debu dari logam tersebut tampak jelas pada foto dada, tetapi tidak menimbulkan banyak reaksi di paru-paru sehingga tidak timbul gejala maupun gangguan fungsi paru.

  • Gejala Pneumonia Aspirasi (Aspiration Pneumonia)

    Pneumonia Aspirasi (Aspiration pneumonia) adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh terhirupnya bahan-bahan ke dalam saluran pernafasan.

  • Gejala Pneumonia Atipik (Walking Pneumonia)

    Pneumonia mikoplasma seringkali menyerang usia muda dan bisa menimbulkan gejala diluar paru-paru (misalnya anemia dan ruam kulit) serta sindroma neurologis (misalnya meningitis, mielitis dan ensefalitis).

  • Gejala Pneumonia Eosinofilik

    Alasan yang jelas mengapa eosinofil berkumpul di paru-paru tidak diketahui dan sering tidak memungkinkan untuk menentukan zat penyebab terjadinya reaksi alergi.

  • Gejala Psittakosis (Demam Burung Beo)

    Psitakosis (Demam Burung Beo) adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia psittaci, yang ditularkan kepada manusia oleh burung serta menyebabkan gejala sistemik (seluruh tubuh) dan pneumonia.

  • Gejala Radang Paru Perokok (Desquamative Interstitial Pneumonia)

    Kondisi ini mempengaruhi perokok di usia 30 dan 40-an, dengan kebanyakan orang menyebabkan sesak nafas bahkan dengan sedikit gerakan.

  • Gejala Sindroma Gawat Pernafasan Akut

    Gejala biasanya muncul dalam waktu 24-48 jam setelah terjadinya penyakit atau cedera. SGPA seringkali terjadi bersamaan dengan kegagalan organ lainnya, seperti hati atau ginjal.

  • Hasil Diagnosa Bissinosis (Byssinosis)

    Bissinosis (Byssinosis)adalah suatu penyakit paru-paru akibat pekerjaan yang terjadi karena menghirup debu kapas atau debu dari serat tanaman lainnya, seperti rami.

  • Kanker Paru-Paru

    Penyebaran ke tulang bisa dilihat melalui skening tulang. Kadang dilakukan biopsi sumsum tulang, karena karsinoma sel kecil cenderung menyebar ke sumsum tulang

  • Kolaps Paru-Paru (Pneumothorax)

    Kolaps paru-paru / pneumothoraks (Pneumothorax) adalah penimbunan udara atau gas di dalam rongga pleura. Rongga pleura adalah rongga yang terletak diantara selaput yang melapisi paru-paru dan rongga dada.

  • Penanganan Displasia Bronkopulmoner

    Adalah cedera pada paru-paru akibat terapi oksigen dengan konsentrasi tinggi dan pemakaian ventilator. Penyakit ini lebih sering ditemukan pada bayi prematur.

  • Pengobatan Pneumonia Bakteri Gram Negatif

    Pneumonia Bakteri Gram Negatif adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri gram negatif. Bakteri digolongkan sebagai gram positif dan gram negatif berdasarkan pewarnaan pada sediaan mikroskop.

  • Penyakit Paru Obstruktif Menahun (PPOM)

    Angka kematian karena emfisema dan bronkitis kronis pada perokok sigaret lebih tinggi dibandingkan dengan angka kematian karena PPOM pada bukan perokok.

  • Penyebab Abses Paru

    Pada 89% kasus, penyebabnya adalah bakteri anaerob. Yang paling sering adalah Peptostreptococcus, Bacteroides, Fusobacterium dan Microaerophilic streptococcus.

  • Penyebab Asma

    Serangan asma dapat dicegah jika faktor pemicunya diketahui dan bisa dihindari. Serangan yang dipicu oleh olahraga bisa dihindari dengan meminum obat sebelum melakukan olahraga.

  • Penyebab Bronkitis

    Bronkitis (Bronchitis; Inflammation - bronchi) adalah suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paru-paru). Penyakit bronkitis biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna.

  • Penyebab Fibrosis Pulmoner Idiopatik

    Fibrosis Pulmoner Idiopatik (Alveolitis Fibrosa, Pneumonia Interstisial Biasa) adalah pembentukan jaringan parut, penebalan dan peradangan pada jaringan paru yang penyebabnya tidak diketahui.

  • Penyebab Kegagalan Pernafasan

    Kegagalan pernafasan (gagal paru-paru) adalah keadaan dimana kadar oksigen di dalam darah menjadi rendah membahayakan atau kadar karbon dioksida menjadi tinggi membahayakan.

  • Penyebab Obstructive Sleep Apnea

    Obstruksi pada hidung dapat terjadi akibat inflamasi mukosa atau kelainan struktural. Selain itu obstruksi saluran napas dapat pula tejadi pada level velofaring atau restopalatal, retroglosal, dan hipofaring.

  • Penyebab Paru-Paru Flock Worker

    Para pekerja yang terkena mengalami nafas yang pendek, dan kelainan bisa dilihat pada sinar-X dada. Gejala-gejala meningkat, tetapi tidak selalu terjadi dengan lengkap, ketika paparan berhenti.

  • Penyebab Penyakit Paru Akibat Pekerjaan

    Di dalam paru-paru, beberapa partikel dicerna dan bisa diserap ke dalam aliran darah. Partikel yang lebih padat yang tidak dapat dicerna akan dikeluarkan oleh sistem pertahanan tubuh.

  • Penyebab Pleurisi (Radang Pleura)

    Bila disertai dengan penimbunan cairan di rongga pleura maka disebut efusi pleura tetapi bila tidak terjadi penimbunan cairan di rongga pleura, maka disebut pleurisi kering.

  • Penyebab Pneumonia (Radang Paru)

    Untuk orang-orang yang rentan terhadap pneumonia, latihan bernafas dalam dan terapi untuk membuang dahak, bisa membantu mencegah terjadinya pneumonia.

  • Penyebab Pneumonia Jamur

    Pneumonia Jamur adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh jamur. Kebanyakan mereka yang terinfeksi hanya akan mengalami gejala yang ringan dan tidak menyadari bahwa mereka sudah terinfeksi.

  • Penyebab Pneumonia Pneumokokus

    Pneumonia Pneumokokus bisa diobati dengan beberapa antibiotik, seperti penicillin. Penderita yang alergi terhadap penicillin bisa menggunakan erythromycin atau antibiotik lainnya.

  • Penyebab Pneumonia Stafilokokus

    Stapfilokokus bisa menyebabkan abses (pengumpulan nanah) di paru-paru dan kista paru yang mengandung udara (pneumatokel), terutama pada anak-anak.

  • Penyebab Pneumonitis Hipersensitivitas (Pneumonitis Interstisial Alergika)

    Pneumonitis hipersensitivitas biasanya merupakan penyakit akibat pekerjaan, dimana terjadi pemaparan terhadap debu organik ataupun jamur, yang menyebabkan penyakit paru akut maupun kronik.

  • Penyebab Pneumonitis Kimia

    Hal tersebut menyebabkan peradangan dan bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut (fibrosis), yang ditandai dengan menurunnya pertukaran oksigen serta kekakuan jaringan paru.

  • Penyebab Proteinosis Alveolar Pulmoner (Alveolar Proteinosis)

    Proteinosis Alveolar Pulmoner (Alveolar Proteinosis) adalah penyakit yang jarang terjadi, dimana alveoli (kantong udara di paru-paru) tersumbat oleh cairan yang kaya akan protein.

  • Penyebab Sarkoidosis (Sarcoidosis)

    Penyebabnya tidak diketahui. Kemungkinan penyebabnya adalah suatu respon hipersensitivitas, keturunan, infeksi maupun bahan kimia. Biasanya muncul pada usia 30-50 tahun dan sangat jarang ditemukan pada anak-anak.

  • Penyebab Silikosis (Silicosis)

    Pada silikosis simplek dan akselerata bisa terjadi fibrosif masif progresif. Fibrosis ini terjadi akibat pembentukan jaringan parut dan menyebabkan kerusakan pada struktur paru yang normal.

  • Pneumonia Virus

    Lanjut usia, pekerja kesehatan dan penderita penyakit menahun (misalnya emfisema, penyakit jantung dan penyakit ginjal), dianjurkan untuk menjalani vaksinasi influenza sekali setiap tahun.

Rekomendasi Dari Kami

Obat Herbal Untuk Kanker Serviks

Obat Herbal Untuk Kanker Payudara

Obat Herbal Untuk Kanker Hati

Obat Herbal Untuk Jerawat

Obat Herbal Untuk Amandel

Obat Herbal Untuk Ambeien

Obat Herbal Untuk Darah Tinggi

Obat Herbal Untuk Diabetes

Obat Herbal Untuk Ejakulasi Dini

Obat Herbal Untuk Gagal Ginjal

Obat Herbal Untuk Hepatitis A, B, C

Obat Herbal Untuk Hipertensi

Obat Herbal Untuk Impotensi

Obat Herbal Untuk Insomnia

Obat Herbal Untuk Jantung Koroner

Obat Herbal Untuk Kencing Manis

Obat Herbal Untuk Kista

Obat Herbal Untuk Maag

Obat Herbal Untuk Rematik

Obat Herbal Untuk Sinusitis

Obat Herbal Untuk Stroke

Obat Herbal Untuk Vertigo

Obat Herbal Untuk Torch