A A A

Obat Penghambat Kanker Paru-Paru

Obat bermerk Tarceva, yang mengandung zat aktif erlotinib, mampu memperlambat perkembangan kanker paru-paru ketika obat ini diberikan segera setelah pasien menerima kemoterapi.

Fakta ini ditemukan pada suatu penelitian terbaru yang melibatkan 889 pasien pada 160 lokasi di seluruh dunia oleh Pharmaceuticals Inc. Hasil penelitian ini menurut rencana akan diserahkan kepada FDA (the Food and Drug Administration) guna mendapatkan persetujuan untuk menggunakan Tarceva pada pasien penderita kanker paru-paru tahap awal.

Sebenarnya penggunaan Tarceva telah disetujui oleh FDA sejak tahun 2004 untuk digunakan pada pasien penderita NSCLC (non-small cell lung cancer) metastatik sebagai alternatif terakhir ketika obat-obatan lainnya telah gagal untuk menghentikan perkembangan sel kanker.

Obat yang bekerja dengan cara menghambat enzim tirosin kinase ini ternyata juga memiliki efek samping. Beberapa efek samping yang telah diketahui meliputi diare, mual, menurunnya nafsu makan, muntah, batuk, sesak nafas, rasa lelah, radang pada mulut, kulit kering, kemerahan dan gatal, serta iritasi pada mata. Wanita hamil dan menyusui jangan mengkonsumsi Tarceva.