A A A

Obat Baru Penurun Berat Badan

Para ilmuwan di Universitas Louis Pasteur telah menemukan obat baru yang mampu mengatasi penambahan berat badan dan resistensi terhadap insulin. Obat baru ini, yakni SRT1720, merupakan senyawa yang memiliki kemiripan struktur dengan resveratrol, suatu senyawa yang terdapat pada ekstrak anggur merah.

Obat ini bekerja pada protein SIRT1, yang diduga mampu melawan penuaan. Para ilmuwan dari Universitas Louis Pasteur tersebut tertarik untuk meneliti protein SIRT1, karena penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa resveratrol mampu melawan beberapa efek yang disebabkan oleh makanan tinggi kalori melalui protein SIRT1.

Para ilmuwan menemukan bahwa dosis rendah SRT1720, bila diberikan selama 10 minggu,  mampu melindungi tikus percobaan secara parsial dari penambahan berat badan setelah mengkonsumsi makanan tinggi lemak.

Obat ini bekerja dengan metode membalikkan proses metabolisme sehingga tubuh membakar lemak. Proses pembakaran lemak ini biasanya terjadi hanya ketika tubuh sedang kekurangan energi.

Pada dosis yang lebih tinggi, obat ini mampu mencegah penambahan berat badan seutuhnya, juga mampu memperbaiki toleransi gula darah dan sensitivitas tubuh terhadap insulin yang penting untuk melawan diabetes.

Tikus percobaan yang diberi SRT1720 tidak menunjukkan gejala efek samping, akan tetapi para ilmuwan mengatakan bahwa kajian yang lebih lanjut diperlukan untuk menguji keamanan dan kemanjuran obat tersebut sebelum digunakan pada manusia.