A A A

Obat Baru Pelindung Paru-Paru

Shyam Biswal dari John Hopkins School of Medicine di Maryland menyatakan bahwa senyawa CDDO-Im mampu melindungi paru-paru tikus percobaan di laboratorium yang terpapar asap rokok, sehingga tidak berkembang menjadi penyakit paru-paru kronis. Fakta ini membuat para peneliti bermaksud untuk mencobakan senyawa tersebut kepada manusia.

Senyawa kimia CDDO-Im membantu mengaktifkan gen master yang dinamakan Nrf2. Gen ini mendukung paru-paru guna melawan penyakit kronis paru-paru yang merusak, atau COPD (chronic obstructive pulmonary disease), yakni suatu kondisi yang mencakup penyakit emphysema (bengkak paru-paru), bronkitis kronik, dan beberapa jenis asma kronis. COPD adalah pembunuh keempat terbesar di dunia.

Senyawa CDDO-Im menginduksi gen Nrf2, yang akan mengaktifkan gen bersifat antioksidan. Gen ini akan mendetoksifikasi molekul-molekul berbahaya yang berpotensi merusak paru-paru.

Dalam percobaan ini, Biswal dan rekan-rekannya memberi paparan asap rokok kepada tikus percobaan di laboratorium selama 6 bulan. Tikus yang diberi CDDO-Im terhindar dari kerusakan paru-paru, dan juga secara dramatis menunjukkan peningkatan fungsi jantung bila dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi CDDO-Im.

COPD menjangkiti lebih dari 210 juta orang di seluruh dunia. Merokok adalah penyebab utamanya, namun beberapa faktor lingkungan seperti polusi juga turut bertanggung jawab.