A A A

Mengenal Melamin Lebih Dekat

Setelah terungkapnya skandal susu bermelamin asal Cina, maka ada baiknya apabila kita mengenal melamin

Melamin juga merupakan metabolit dari siromazin, suatu pestisida, dimana melamin akan dihasilkan pada tubuh setelah mengkonsumsi sayuran yang mengandung pestisida siromazin. Di dalam tanaman sendiri, siromazin juga dapat diubah menjadi melamin.

Melamin dicampur dengan formaldehid untuk menghasilkan resin melamin (suatu plastik thermosetting) dan busa melamin (suatu produk pembersih polimerik). Melamin juga merupakan komponen utama dalam pigment yellow 150, suatu zat pewarna pada plastik dan tinta.

Kadangkala melamin ditambahkan ke produk makanan dan minuman untuk meningkatkan secara palsu kandungan protein produk tersebut. Telah diketahui bahwa uji standar protein, yaitu uji Kjeldahl dan Dumas, didasarkan pada pengukuran jumlah nitrogen untuk menentukan kadar protein. Kedua uji tersebut dapat ditipu dengan cara menambahkan senyawa yang memiliki kandungan nitrogen tinggi, misalnya melamin.

Melamin sendiri bersifat non toksik (tidak beracun) dalam dosis rendah, namun apabila dicampur dengan asam sianurat akan menyebabkan batu ginjal fatal akibat terbentuknya senyawa tak larut melamin sianurat.

Toksisitas Akut

Suatu penelitian pada era 1980-an oleh para peneliti Uni Soviet membuktikan bahwa melamin sianurat adalah lebih beracun dari pada melamin atau asam sianurat sendiri. Pada tikus, dibuktikan bahwa LD50 melamin sianurat sebesar 4,1 g/kg secara oral dan 3,5 g/kg melalui inhalasi (dihirup). Bandingkan hasilnya dengan melamin, yaitu 6,0 dan 4,3 g/kg; dan asam sianurat, yaitu 7,7 dan 3,4 g/kg.

 

Toksisitas Kronis

Apabila dihirup, melamin dapat menyebabkan kerusakan sistem reproduksi, menyebabkan batu ginjal dan gangguan pada kandung kemih yang akan memicu kanker kandung kemih.

 

Sampai dengan tahun 2007, kandungan melamin tidak rutin diujikan pada produk makanan kecuali dalam kaitannya dengan keamanan plastik atau residu insektisida. Hal ini disebabkan oleh asumsi awal bahwa tingkat toksisitas melamin yang rendah, dan juga mahalnya biaya untuk melakukan uji melamin tersebut.

lebih dalam. Melamin adalah suatu basa organik, suatu trimer dari sianamid dengan rangka 1,3,5-triazin. Seperti halnya sianamid, melamin mengandung 60% nitrogen, dan jika dicampur dengan resin akan memiliki sifat anti api karena mampu melepaskan gas nitrogen. Melamin yang terdapat pada susu asal Cina adalah jenis melamin sianurat, yaitu melamin yang dicampur dengan asam sianurat.