A A A

Kaitan Erat Antara Kehangatan Raga dan Kehangatan Jiwa

Kajian terbaru dari sekelompok peneliti menyatakan bahwa ada hubungan erat antara kehangatan secara fisik (raga) dengan kehangatan pada jiwa. Mereka menemukan bahwa orang yang menggenggam secangkir kopi panas selama 10-25 detik bereaksi bersahabat dengan orang yang baru dikenalnya. Sebaliknya, jika mereka menggenggam secangkir es kopi, mereka akan kurang ramah terhadap orang asing.

Hasil kajian terbaru ini diterbitkan hari Jumat kemarin di jurnal Science, merupakan penelitian terkini yang menjelaskan bagaimana sifat-sifat fisik dapat secara tidak sadar mempengaruhi reaksi kejiwaan.

"Proses kejiwaan kita tidak dapat dipisahkan dari kondisi tubuh", kata John Bargh, seorang psikologis dari Yale University, yang juga tergabung dalam penelitian tersebut.

Pada percobaan kedua, sebanyak 53 orang diminta untuk memegang therapeutic pad yang dingin dan yang hangat. Sebagai imbalannya, mereka diminta untuk memilih apakah mau segelas minuman dingin untuk diminum sendiri, ataukah secangkir es krim yang dapat dibagi dengan orang lain. Ternyata orang yang memegang therapeutic pad hangat, 54% memilih untuk berbagi dengan orang lain dan hanya 46% yang memilih untuk dinikmati sendiri. Sebanyak 75% orang yang memegang therapeutic pad dingin memilih untuk menikmati minumannya sendiri.

Para peneliti mengatakan bahwa hubungan antara kehangatan temperatur dan emosi dimulai sejak masa bayi, dimana kehangatan dipeluk berarti makanan, perlindungan, dan kasih sayang. Oleh karena itu kehangatan dalam bentuk segelas kopi hangat atau mandi air hangat mampu membangkitkan kenangan itu kembali.