A A A

Diet Anjuran Diabetes Berubah

Dalam percobaan ini, sebanyak 210 pasien dibagi menjadi 2 kelompok dan diminta untuk mengkonsumsi makanan berindeks glikemik rendah (kacang polong, lentil, pasta, beras yang dimasak sebentar, serta oatmeal), atau makanan sereal tinggi serat (sereal sarapan, dan kentang yang dimakan dengan kulitnya). Kedua jenis diet ini memiliki kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang rendah.

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang mengkonsumsi diet berindeks glikemik rendah mengalami penurunan kadar gula darah sebesar rata-rata 0,5%, namun mengalami peningkatan nyata dalam kadar HDL, yakni sebesar rata-rata 1,7 mg per desiliter darah. Sedangkan peserta yang mengkonsumsi diet sereal tinggi serat menunjukkan lebih sedikit pengurangan kadar gula darah serta mengalami sedikit penurunan kadar HDL.

Sebelumnya, diet sereal tinggi serat (whole grain diet) merupakan diet yang dianjurkan bagi penderita diabetes tipe 2, namun kini nampaknya diet berindeks glikemik rendah lebih menguntungkan dilihat dari sisi penurunan kadar gula darah dan juga bagi kesehatan jantung.

Biji-bijian berpolong dan kacang-kacangan merupakan makanan yang memiliki indeks glikemik rendah, artinya hanya sedikit menaikkan kadar gula darah bila dikonsumsi. Selain itu, peserta percobaan yang mengkonsumsi diet berindeks glikemik rendah menunjukkan perbaikan nyata dalam hal kolesterol setelah 6 bulan mengkonsumsinya. Tercatat bahwa kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) meningkat, yang berarti penurunan risiko terserang penyakit jantung.