A A A

BARU: Obat Leukemia Merangkap Multiple Sclerosis

Dr. Alasdair Coles, seorang konsultan neurologi menyatakan bahwa alemtuzumab memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan.

'Sebelumnya semua orang membayangkan bahwa cacat yang ditimbulkan oleh multiple sclerosis dapat dipulihkan, dan hal terbaik yang mampu dilakukan oleh suatu obat adalah untuk mencegah cacat tersebut memburuk", kata Dr. Coles. "Akan tetapi ketika obat alemtuzumab ini diberikan pada pasien multiple sclerosis tahap awal, kami telah membuktikan bahwa penyakit ini dapat dipulihkan".

 

Mereka memberikan alemtuzumab kepada 200 pasien penderita multiple sclerosis tahap awal. Ternyata alemtuzumab mampu bekerja lebih baik daripada interferon yang memang digunakan sejak awal untuk mengobati multiple sclerosis. Obat leukemia ini mampu menurunkan serangan akibat multiple sclerosis sebesar 74%. Lebih dari separuh peserta penelitian ini menyatakan bahwa mereka mengalami perubahan ke arah yang lebih baik sepanjang masa 3 tahun penelitian tersebut.